/Kalampat, perpaduan Gendang dan Terbang

Kalampat, perpaduan Gendang dan Terbang

Berbentuk gendang dengan ukuran mini dan hanya mempunyai satu sisi untuk dipukul agar menghasilkan bunyi, begitulah gambaran sederhana Kalampat.

Kalampat ini merupakan salah satu alat musik tradisioanl di Banua, khusus bagi di daerah yakni, kawasan pegunungan meratus yang dihuni oleh komunitas masyarakat dayak meratus.

Alat musik sejenis gendang namun hanya satu bagian saja yang bisa dipukul atau biasa disebut berkepala tunggal ini, juga ada yang berbentuk mirip dengan rebena yaitu bundar atau setangah bentuk bola.

Badan gendang biasa terbuat dari batang batung (jenis bambu tertentu yang memiliki ketebalan tinggi dengan berdiamter besar), tanaman Batung ini biasa banyak tumbuh di hutan-hutan meratus.

Kalampat sendiri, dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul dari rotan. Kalampat biasanya dimainkan bersama dengan agung (gong) dan sering ditampilkan sebagai music pengiring dalam berbagai upacara adat salah satunya dalam upacara Bawanang (panen padi), Babalian (bahiaga atau upacara pengobatan yang bersifat magis) dan upacara lainnya pada masyarakat meratus.

Satu lagi, Kalampat biasanya jarang dimainkan secara tersendiri karena fungsi dari Kalampat ini adalah sebagai pengatur ritme (pengaturan gerakan atautempo) dalam satu kesatuan music yang ditampilkan.

#habarbudaya #budayakita #budayabanjar #budaya #budayaindonesia #budayabanua #budayabanuabanjar

#orangbanua #orangbanjar#oranghulu #oranghulusungai #musiktradisi #Kalampat #musikbanjar

#alatmusikbanjar #kalangkupang #musikdayakmeratus #budayakalsel #jagabudayakita